Kebijakan Perguruan Tinggi Era Revolusi Industri 4.0
1. Paradigma Tri Darma Perguruan Tinggi harus diselaraskan dengan era industri 4.0.
2. Reorientasi Kurikulum:
• Literasi baru (big data, teknologi/coding, humanities) dikembangkan dan diajarkan.
• Kegiatan ekstra kurikuler untuk pengembangan kepemimpinan dan bekerja dalam tim agar terus dikembangkan.
• Entrepreneurship dan internship agar diwajibkan.
3. Hybrid/Blended Learning, OnlineMenerapkan sistem pengajaran Hybrid/Blended Learning & Online.
4. Hibah dan Bimtek dari Belmawa untuk reorientasi kurikulum (GEN-RI 4.0) untuk 400 PT.
Menurut Muhadjir Effendy (Mendikbud) bidang pendidikan perlu merevisi kurikulum dengan menambahkan lima kompetensi dalam memasuki era revolusi industri 4.0, yakni:
1. Diharapkan peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis.
2. Diharapkan peserta didik memiliki kreatifitas dan memiliki kemampuan yang inovatif.
3. Perlu adanya kemampuan dan keterampilan berkomunikasi yang dimiliki peserta didik.
4. Bekerjasama dan berkolaborasi.
5. Peserta didik memiliki kepercayaan diri.
Sumber:
1) Ahmad, I. (2018). Pendidikan Tinggi “4.0” Yang Mampu Meningkatkan Daya Saing Bangsa. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI. Makassar, 16 Februari 2018. Bahan Presentasi.
2) Berbagai sumber online.
revolusi industri 4.0 di indonesia, revolusi industri 4.0 dan peluang generasi milenial, revolusi industri 4.0 di bidang pendidikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar